d j a l a n d j a l a n

about traveling in jakarta

Categories

Live Traffic Feed

View blog authority

Showing posts with label kota toea. Show all posts
1 Juni 2008 | 00:00-12:00
Rp.80.000

Itenerary:
- Pasar Baru (Pasar Anom) wisata belanja pakaian 2nd
- Taman Fatahillah
- Museum Sejarah Jakarta
- Museum Bahari
- Menara Syahbandar
- Jembatan Kota Intan
- Jl. Sabang, Thamrin

Including:
2x Makan Besar
1x snacks
Free Entry Fee
Transportasi dari UI Depok ke UI Depok

CP: Dinda-Rubie-Dincoy
021 986 04 317 more

WBCD_poster_with_text_final 23 - 27 April 2008 | 10:00

Museum Bank Mandiri
Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Jakarta-Kota

+6221-7003 0093

World Book Day yang dirancang oleh UNESCO adalah sebuah perayaan buku dan literasi yang diadakan setiap tahun di seluruh dunia. Indonesia pertama kali melaksanakannya di tahun 2006 dengan prakarsa Forum Indonesia Membaca yang didukung oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat umum.

Acara :
Pameran Buku
Pameran Komunitas
Pameran Foto Literasi
Festival Jajanan Pasar
Wisata Kota Tua

Details:
Pameran Buku, Pameran Komunitas, Pameran Lukisan, Festival Makanan Indonesia, Wisata Kota Tua, Lomba Tebak Buku, Bike Endemy Majalah Cycling, Library Clinic Himaka Library Care

Rabu, 23 April 2008 - SUARA PELAJAR SUARA KITA

10.00 - 11.00 - Aula Literasi
Sambutan Dessy Sekar Astina, Festival Director World Book Day Indonesia 2008
Sambutan Maylaffayza, Duta World Book Day Indonesia dan violist
Pembukaan festival oleh Ibu Menteri Komunikasi dan Informasi, Ibu M. Nuh
Performing art Forum Komunitas Sitimulyo dan Marching band MuseumBank Mandiri

11.00 - 12.00 - Area Pameran
LITERACY : GAMES 1
Lomba Berburu Buku untuk siswa SD
Informasi dan pendaftaran hubungi Diah 081808427000

12.00
LITERACY : QUIZ
Pembukaan Lomba Tebak Buku
Meja Informasi World Book Day Indonesia 2008

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 1
Performing Art Oleh Sanggar Anak Bulungan

13.00 - 16.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 1 - “Akeela and the Bee”

13.00 - 15.00 - Aula Literasi
LITERACY : TALK 1 - Dibohongin Iklan? Nggak Lagi Deh..
Pembicara :
1. Santi Indra Astuti (Bandung School of Communication Studies)
2. Andriani L. Soetoto (Matari Advertising)
3. Ayu Ambarwati (Peneliti Perkembangan Remaja)
Moderator : Lisa Boy

13.00 - 15.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : EVENT 1
Story Telling & Lomba Menggambar di Dinding Sekaligus peluncuran ulang buku Dunia Adin karya Sundea diterbitkan Read publishing Mizan Group
Tema : "Seandainya Adin Jadi Temanku" oleh Sundea dan kawan-kawan
Informasi dan pendaftaran hubungi Diah 081808427000

15.00 - 16.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 2
Diskusi Buku Ayat-Ayat Cinta oleh Teras Book Club SMP Lab School Kebayoran

16.00 - 17.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 3
Temu Penulis Voice of Human Rights (VHR) Book
Pembicara:
1. FX Rudy Gunawan (penulis buku Hitler vs Pink Triangle – sebuah novel yang menuturkan perlakuan kejam Hitler terhadap kaum gay dan novel Koma)
2. Margiyono (penulis buku Neraka Rezim Soeharto, et al – buku yang berisi kesaksian langsung korban-korban penculikan dan penyiksaan yang dilakukan oleh rezim Orde Baru)
3. Ayu Utami (penulis buku Sidang Susila – Naskah teater yang mengupas kritikan terhadap RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi) kerjasama dengan Voice of Human Rights Media

17.30 - 18.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 1
Bedah Buku ”Saatnya Dunia Berubah” bersama Menteri Kesehatan, Prof. Dr. Dr. Siti Fadillah Supari, SpJP(K) oleh Sanggar Pencerahan

17.00 - 19.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 2 - Putar Film ”Great Debaters”

Kamis, 24 April 2008 - MELIHAT MASYARAKAT MELIHAT KITA

10.00 - 12.00 - Aula Literasi
LITERACY : FORUM
Kumpul Pustakawan dan Talk Show “Membaca Orang Kota di Kafe Buku"
Pembicara :
1. Dra. Ninis Agustini Dewayani, MA
2. Pengelola Kafe Zoe One
3. Richard Oh (Pengelola Toko Buku QB)
4. Pengelola MP Book Point
Moderator : Drs Agus Rusmana M.Lib, (Wakil Presiden ISIPII)
oleh Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII)

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 2
Karya Fernando Rahardian Srivanto “New World After World War II”

12.00 - 12.30 - Aula Literasi
LITERACY : COMMUNITY 4 - Profil Tarumanagara Knowledge Center

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 5
Diskusi Buku Lukisan Hujan oleh Teras Book Club SMP Lab School Kebayoran

12.00 - 14.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 3 - “Life is Beautiful”

13.00 - 15.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : TALK 2 - Bahasa Anak, Bahasa Ibu
Pembicara :
Arfi D Munandaris (Sekolah Semut-Semut, PemRed Majalah Teachers Guide)
Ibnu Wahyudi (Dosen Fakultas Ilmu Budaya UI)
Koeshartanti (Pengajar Psikolinguistik UI dan Peneliti Bahasa Anak)
Andi Yudha (Pendongeng dan penulis komik anak)
Moderator : Mahmudin (Forum Indonesia Membaca)

15.00-16.00 - Beranda Komunitas
Diskusi Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba bersama Butet Manurung oleh SOKOLA

16.00-18.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 3 - Bedah Buku oleh Pena Pundi Aksara

16.00-19.00 - Aula Literasi
LITERACY : MOVIE 4 - “Perempuan Punya Cerita”
Pembicara:
DJ Winky [Pemain 'Perempuan Cerita']
Debra Yatim (Seniman dan Jurnalis), membahas “Menjadi masyarakat yang kritis terhadap media massa sebagai produk budaya populer (pengaruh positif dan negatif)”.
Melissa Karim (Penulis Skenario), membahas “Film sebagai media kampanye anti kekerasan terhadap perempuan”.
Rena Herdiyani (Kalyanamitra) , membahas “ Fenomena kekerasan terhadap perempuan kerjasama dengan Kalyanamitra dan Kalyana Shira
Listyowati [Moderator]

18.00 - 20.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 6
Diskusi "Media Komunitas" bersama Majalah Tapian

Jum’at, 25 April 2008 - MENGGALI HOBI MENGGALI KITA

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 7
Talk Show dan Pentas Dialog : "Opera Pesantren" oleh Komunitas Mata Pena

12.00 - 14.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 5 - “Good Will Hunting”

14.00 - 17.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : WORKSHOP 1 - Penulisan Kreatif Untuk Pelajar SMP-SMU
Pembicara Tim Gagas Media & Bukune oleh Gagas Media dan Bukune

15.00 - 17.00 - Aula Literasi
LITERACY : TALK 3 - "Sastra Untuk Anak Muda"
Happy Salma bersama Pelajar SMU

17.00 - 19.00 - Beranda Komunitas
LITERACY: COMMUNITY 8 - "Mengungkap Komunitas Belajar di Badui”

18.30 - 20.30 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 6 - Batavia 1941
Pembicara :
1. Kartum Setiawan (Komunitas Jelajah Budaya)
2. Roeshdy Hoesein (Komunitas Historia Indonesia)

Sabtu, 26 April 2008 - HARI KOMUNITAS HARI KITA

08.00 - 12.00
LITERACY : EVENT 2 - Exploring Jakarta Heritage
Narasumber: Asep Kambali (Sejarawan)
RUTE : Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Taman Fatahillah, PT. Pos Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, back to Museum Bank Mandiri.
oleh Komunitas Historia Indonesia
Informasi hubungi Tati 081932690456 atau Udjo 081808073636

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 4
Talkshow Membuat Skenario Film Sekaligus Peluncuran Buku Lost in Love
Pembicara :
1. Rahmania Arunita (Penulis Lost in Love dan Eifel I’m in Love)
2. Akmal Nasery Basral (Penggiat Sastra dan wartawan majalah TEMPO)

10.00 - 16.00 - Kelas Aksara
LITERACY : WORKSHOP 2 - Penulisan Kreatif
bersama Carolin Philipps (Jerman) dan Asma Nadia (Indonesia)
Didukung oleh Goethe-Institut Indonesia, Penerbit Obor dan Penerbit Mizan
Informasi dan pendaftaran hubungi Diah 081808427000

11.00 - 14.00 - Aula Literasi
LITERACY : BOOK 5 - KICK ANDY OFF AIR
Diskusi Buku Kick Andy: Kumpulan Kisah Inspiratif
bersama Andy F Noya (MetroTV) dan Andrea Hirata (Laskar Pelangi Trilogi)

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 9
Workshop Pelajaran Bahasa Sindarin oleh Eorlingas

13.00 - 14.30 - Beranda Komunitas
LITERACY: TALK 4
Melihat Lebih Dekat Konsep Room to Read
Pembicara :
1. Dessy Sekar Astina (Forum Indonesia Membaca)
2. Gunawan Julianto (Rumah Pelangi-Muntilan)
3. Gangsar Sukrisno (Penerbit Bentang)
Moderator : Virgina (KKS Melati)

13.00 - 14.00 - Stand Indo Harry Potter
LITERACY : EVENT 3 - Berburu Horcrux oleh Indo Harry Potter

14.00 - 17.00 - Aula Literasi
LITERACY : COMMUNITY 10
Workshop Komik oleh Masyarakat Komik Indonesia

15.00 - 16.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 11
Talkshow Pasca Harry Potter dan Lord of The Rings: Quo Vadis Pecinta Fiksi Fantasi di Indonesia oleh Indo Harry Potter dan Eorlingas

17.00 - 18.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 12
Talk Show Nikmatnya Dunia Role Playing Game, dari Pembaca Menjadi Penulis oleh Komunitas Indohogwarts RPG Forum

17.00 - 19.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 7 - Afghan Chronicles
karya Dominic Morissette (Canada)

19.00 - 21.00 - Panggung Literasi
LITERACY : ART
Brass Band Museum Bank Mandiri, Yoyo Performance, Rumah Baca Kuartet, Musikalisasi Puisi & Paduan Suara SMU 49 Jakarta, dan komunitas lainnya

19.00 - 24.00
LITERACY : EVENT 4
Jakarta Night Trail
WISATA MALAM KOTA TUA JAKARTA
Menguak sejarah kota dikegelapan menelusuri jejak tersembunyi di dalam gedung tua!
Narasumber: Asep Kambali (Sejarawan)
RUTE : Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Chartered Bank, Toko Merah, Jembatan Kota Intan, Cafe Galangan*, Gudang Kayu VOC, Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kalapa, Menara Syahbandar, Jalan Tongkol, Cipta Niaga, Dasaad Musin Concern*, Taman Fatahillah, PT Pos Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Escompto Bank, Musuem Bank Mandiri.
Informasi hubungi Tati 081932690456 atau Udjo 081808073636

Minggu, 27 April 2008 - BERSAMA KELUARGA BERSAMA KITA

10.00 - 11.00 - Panggung Literasi
LITERACY : COMMUNITY 13
Ketoprak Sahabat Wacana oleh WACANA

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : TALK 5 - Keluarga Peka Lingkungan
Pembicara :
1. Aulia Esti Wijiasih (Komunikasi Peduli Alam Indonesia)
2. Harini Bambang Wahono (Praktisi Lingkungan Banjarsari)
3. Ir. Lala Gozali (Gerakan Peduli Lingkungan Pondok Pekayon Indah Bekasi)
Moderator : Rahma Paramita (Sekolah Cikal)

11.00 - 12.00 - Panggung Literasi
LITERACY : WORKSHOP 3 - Membuat Layang-Layang
bersama Komunitas Layang-Layang Indonesia
Informasi dan Pendaftaran ke Evi 08161109737

11.00 - 13.00 - Stand Komunitas Yo-Yo Indonesia
LITERACY : EVENT 4 - Kontes Yo-Yo
oleh Yo-Yo Indonesia

11.00 - 13.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 8 - "The Little Prince"
Film adaptasi dari buku The Little Prince karya Saint Exupery

12.00 - 13.00 - Panggung Literasi
LITERACY : COMMUNITY 15
Lakon Anak Permainan Tradisional oleh KKS Melati

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 16
Simulasi "Hogwarts Class" oleh Indo Hogwart RPG Forum

13.00 - 14.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 17
Talk Show "Science Fiction, Science Fact, and Star Trek" oleh Komunitas Star Trek

15.00 - 15.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 18
Peluncuran PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Mutiara Ilmu oleh Taman Bacaan Mutiara Ilmu

15.00 - 16.00
LITERACY : COMMUNITY 19
Simulasi Pertandingan Quidditch Match oleh Indo Harry Potter

15.30 - 16.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 20
Qosidah Perahu Baca oleh Perahu Baca

16.00 - 17.00
- Pengumuman Lomba Tebak BukuDialog Komunitas Literasi Indonesia
- Penyerahan Anugerah dari Komunitas untuk Tokoh Literasi 2008
- Penutupan World Book Day Indonesia 2008
Festival dan pameran World Book Day Indonesia 2008 yang diselenggarakan oleh Forum Indonesia Membaca ini didukung oleh Mizan Publika sebagai publisher partner, Manajemen Museum Bank Mandiri, PT Excelcomindo Pratama (Bebas dan Explor), Goethe Institut Indonesia, Pena Pundi, TokoKaos.Com, Rileks.Com, SCTV, Liputan 6, Rumah Pelangi, Consina, Historia, Komunitas Jelajah Budaya, Yayasan Jurnal Perempuan.
---------------------------------------------
PARTISIPAN DAN PESERTA WORLD BOOK DAY INDONESIA 2008
---------------------------------------------
Eorlingas,The Indonesian Tolkien Society | Library Lovers Club SMU 49 Jakarta | Himaka Library Care Univeritas Padjadjaran Bandung | The Indonesian Literacy Institute | READ-Sundea | Majalah GEMA | Komunitas Indo-Star Trek | Masyarakat Komik Indonesia | Blogger Family | Komunitas Wayang | Sokola Butet Manurung | Rumah Baca KUARTET | Fedus Bekasi | TBM Warabal Parung Kiswanti | KKS Melati | Komunitas Layang-Layang Indonesia | Indo Hogwarts | Indo Harry Potter | Reading Bugs | Mutiara Ilmu | Forum Lingkar Pena | Komunitas Mata Pena | Perahu Baca | Cisauk Serpong Banten | PT. Balai Pustaka | Kawah Media | Komunitas Yoyo Indonesia | Penerbit Erlangga | Penerbit Andi | Mizan Publika | Effar & Dahara Prize | Komunitas Badui | Tarumanegara Knowledge Center | PT. Sinar Star Books | BUKU KITA | PT. Gelarwangi | AVTECH | Usaha Bersama | Lilo Friends | Penebar Swadaya | Forum Komunikasi Sitimulyo Bantul Jogjakarta | Yayasan Mitra Netra | Kalyanamitra | Pusat Komunikasi & Informasi Perempuan | Sanggar Anak Bulungan | Komunitas PasarBuku Indonesia | Rileks.Com | Green Radio | Jurnal Perempuan | TBM Arjasari Kabupaten Bandung Jawa Barat | Bulletin Recht Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya | Teras Book Club SMP Lab School Kebayoran Baru | Komunitas 1001Buku | Kreatifitas Siswa Pangudi Luhur | Dilts Foundation | PT. Widyadara | Pelukis Mulut | Voice of Human Rights | library@senayan | ASIPII, Asosiasi Sarjana Ilmu Perpustakaan dan
Informasi Indonesia | Majalah Jalan-Jalan | Dokter Kita | Appetite Journey | MPECH
TAPIAN | Rumba Sosio UI | Kerabat Karya Sosial (KKS PELITA HATI) | Warung Bacaan Anak (WACANA) | PT Excelcomindo Pratama | Toko Kaos.Com | Mizan Media Utama | Consina | Komunitas Historia | Pena Pundi Aksara | Jelajah Budaya | Rumah Dunia Serang Banten | Rumah Pelangi Muntilan | Cycling |

more:
WORLD BOOK DAY INDONESIA 2008
WORLD BOOK DAY 2008 INDONESIA
World Book Day

more

Menguak sejarah kota di kegelapan, menelusuri jejak tersembunyi di dalam gedung tua!

Sabtu, 26 April 2008. Pukul 19.00-24.00 wib.
Kumpul di Museum Bank Mandiri Jl. Lapangan Stasiun No.1 Jakarta Barat 11110 (Depan Stasiun Bus Transjakarta Kota)

NARA SUMBER Asep Kambali (Sejarawan)

ROUTE Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Chartered Bank, Toko Merah, Jembatan Kota Intan, Cafe Galangan*, Gudang Kayu VOC, Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kalapa, Menara Syahbandar, Jalan Tongkol, Cipta Niaga, Dasaad Musin Concern*, Taman Fatahillah, PT Pos Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Escompto Bank, Musuem Bank Mandiri.

HTM Rp.75.000.-
Peserta Umum, Min.30 org, Max. 100 org

INCLUDE Souvenir Pin Unik, Snack, Air Mineral, Makam Malam, Tour Guide,Tiket Masuk, Hands out.

PEMBAYARAN Silahkan transfer ke: Acc. 697-0109-160.
an. ASEP KAMBALI, BCA Cab. Kartini Jakarta Pusat
Pendaftaran dan Pembayaran TUTUP 24 April 2008, pkl. 21.00 wib. Bukti Transfer dibawa pada hari H untuk Registrasi Ulang. Siapa cepat bayar, dialah fix sbg peserta.

CARA PEMBAYARAN Silahkan telpon terlebih dahulu untuk mendapatkan no. urut
pembayaran, kemudian transfer ke no rekening di bawah, dengan
menambahkan no. urut di belakangnya. kemudian telpon kembali/sms untuk konfirmasi bahwa anda sudah transfer. Contoh: JP. Coen sudah telpon dan mendapatkan no urut pembayaran 9. Maka, yang harus dilakukan JP.Coen adalah mentransfer uang sejumlah Rp. 75.009 ke rekening di atas.
Angka sembilan adalah no urut pendaftaran JP. Coen.

TIPS PERJALANAN Karena acara 100% Walking Tour; Maka dipersilahkan untuk membawa obat-obatan/ cemilan/minuman pribadi secukupnya. Disarankan membawa kamera, handycam, recorder, dan handuk kecil. Karena malam, mohon bawa senter kecil pribadi. Gunakan pakaian casual, sandal/ sepatu kets.
Tidak diperkenankan untuk anak di bawah umur 15 tahun. Mohon
berprilaku yang sopan dan tidak sombong. Save the Heritage!

INFORMASI & PENDAFTARAN
KOMUNITAS HISTORIA INDONESIA
Komunitas Peduli Sejarah dan Budaya Indonesia
Tati: 0819.3269.0456; Udjo: 0818.0807.3636 (No SMS, Please!)

more

cap-go-meh Minggu, 24 Februari 2008 | 08:00 sampai selesai

Komunitas Jelajah Budaya menyelenggarakan Jelajah Kota Toea bertajuk Cap Go Meh in China Town:

Kawasan Glodok atau Pecinan adalah suatu daerah yang ditetapkan oleh pemerintah kolonial Belandasebagai Chineesche Kamp ( China Town ) yang pengaturannya dibawahwewenang para opsir Cina. Berbagai aktivitas dipusatkan di Pecinan mulai darisektor ekonomi dengan konsep Rumah dan Toko (Ruko), tempat ibadah (Klenteng)hingga perayaan pasar malam dan Cap Gomeh. Hingga kini Glodok masih kental akannilai-nilai budaya Tionghoa yang akan terus mengukir sejarahnya.

Yuuk Ikutan JKT sambil lihat perayaan Cap Gomeh di Pancoran-Glodok.

Starting Point :
Museum Bank Mandiri,
Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Jakarta-Kota
(Seberang Stasiun Beos/Shelter Busway Kota)

Minggu, 24 Februari 2008
Pukul : 08.00 Wib - Selesai
Biaya : Rp.50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah)

Sudah Termasuk :
Tour Guide, ID Card,Sinopsis, Welcome Drink, Air Mineral, Snack serta Gado-Gado Direksi yang sudahkesohor seantero Jakarta

Rute :
Museum Bank Mandiri, Pasar Pagi, Asemka, Ruko Lama, Rumah Pasar Gelap, Toko Obat, Gedung THHK, Rumah Souw, Gereja Maria de Fatima, Klenteng-Klenteng

Registrasi & pendaftaran
Komunitas Jelajah Budaya
T: 0817 9940 173 / 021 99700 131
Email : kartum_boy@ yahoo.com
Mailist : jelajahbudaya- subscribe@ yahoogroups. com

Peserta JKT disarankan menggunakan Dress Code warna merah, seperti Kaos & topi Berhubung Musim hujan peserta disarankan membawa payung

more

Gedung-Gajah SAHABAT MUSEUM dengan hati seneng presenteren: PLESIRAN TEMPO DOELOE: VALENTIJN DI GEDUNG DJODO

Koelilingin isi Gedung Gadjah, Gedung Artja, dan.... Gedung Djodo! dimana banjak sekali warga Djakarta jang menemoekan poedja'an hatinja di gedung museum jang beroesia lebi dari 200 tahoen ini, tempat pemoeda-pemoedi di djeman doeloe pegi picknick kerna kemana lagi jah djalan-djalan di Djakarta koetika itoe?!!!

Poela ke Taman Prasasti, jang doeloenja ada meroepaken koeboeran elite orang Walanda, nanti aken ditjeritaken riwajatnja oleh Meneer Lilie Suratminto jang achli batjain batoe-nisan zonder moeloetnja moesti komat-kamit kaga djelas, tetapi aken britahoe kitaorang perihal makna jang tertoelis di tijap-tijap batoe-nisan.

Yah! semoewa jang ada di Museum Prasasti!
kalo kagak pertjaja, datenglah ke programma jang jahoed dan tiada kadoeanja ini, yeaaaah!

Start dari Museum Prasasti/Taman Prasasti (terletak di di Jl. Tanah Abang I no.1 Jakpus), finishnya di Museum Nasional jam 12:00 ya (terletak di Jl. Medan Merdeka Barat no.12)

(Museum Nasional = Museum Gajah)
(Museum Gajah = Museum Arca)
(Museum Arca = Gedung Arca)
(Gedung Arca = Gedung Gajah)
(juga disebut.... Gedung Djodo!)

Minggu, 17 Feb jam 07.30 pagi
Rp.30.000/orang (tiga puluh ribu)
kalo pada mau ngedaftar, hub: adep@cbn.net.id
yuk mari, mari...

Susunan Acara

07:30 – 08.00 Pendaftaran Ulang di pintu kuburan :)
08:00 – 09:15 Koelilingin Kebon Jahe Kober, yeaaah
09:15 – 09:30 Puter Film tentang Museum Gajah 1915
09:30 – 10:00 Jalan Kaki ke Museum Nasional (Gajah)
10:00 - 10:15 Makan Koewe-Koewe Tradisioneel yah
10:15 - 12:00 Koelilingin Museum Nasional (Gajah)
12:00 klaar, kalo ada yang masih muter, monggo..

more

stadthuis Sabtu, 2 Februari 2008
18.30 – 22.00
Museum Sejarah Jakarta | Museum Fatahilah
Jl. Taman Fatahilah No. 1 Jakarta-Kota
Rp. 70.000 (tujuhpuluh ribu)

Makan Malam, Tiket Masuk Museum, Pin, Tour Guide, Nonton
Film Tempo Doeloe, dan masih banyak lagi,,,
Pendaftaran dan Informasi: 9970-0131
Kartum Setiawan: 0817 994-0173
E: kartum_boy@yahoo.com
jelajahbudaya@yahoogroups.com

Stadhuis….
Di tengah - tengah padatnya kota Jakarta tersisip sebuah bangunan tua warisan kolonial Belanda yang masih berdiri nan megah dengan menara yang menjulang tinggi seakan hendak menggapai langit.

Balai Kota Batavia (Stadhuis) yang kini dikenal dengan Museum Sejarah Jakarta menyimpan seribu satu cerita dibalik tembok putih bangunan abad ke-18. Menyisir ruang-ruang yang dahulunya dihuni oleh para petinggi VOC dengan penjara bawah tanah tempat para pesakitan ditahan. Cut Nyak Dien, Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro pernah mendekam di sel-sel sempit berlangit-langit rendah melengkung, berdinding beton yang kekar dan seram karena kurangnya cahaya dari luar dengan kaki di ikat bola-bola besi.

Budak belian yang sekiranya memiliki kesalahan tak berarti, pemberontak-pemberontak dalam kerusuhan Cina serta Sarah Speck, putri seorang anggota Dewan Hindia yang ketahuan pacaran hingga tengah malam dengan Pieter J. Cortenhoeff di rumah Gubernur Jenderal VOC JP Coen, gadis berumur 13 tahun ini harus menahan malu ketika didera dengan badan setengah telanjang di pintu gerbang Stadhuis.

Tak heran jika gedung ini pun dikenal dengan nama "Gedung Bicara" mengingat seribu satu cerita yang menyertai perjalanan sejarahnya...

Ingin tahu lebih lanjut cerita-cerita yang tersembunyi di Museum Sejarah Jakarta serta alun-alunnya (Stadhuisplein) dengan lampu hias nan cantik?
Saksikan dan buktikan sendiri.

more

Minggoe tanggal 30 boelan September 2007

15:00 – 15.30 Pendaftaran Ulang di bagian depan
15:30 – 16:45 Koelilingin Museum Bank Indonesia
16:45 – 17.00 Mengenali dan Mendeteksi Uang Palsu
17:00 – 17:30 Tanya Jawab Tentang Kunjungan Museum
17:30 – 17:50 Siap-Siap Buka Puasa di Mesjid Belakang
17:50 – 18:00 Buka Puasa & Sholat Maghrib Berjamaah
18:00 – 18:30 Makan Bersama di samping Tembok Kota
18:30 – 19:00 Siap-Siap Pulang dan sampe ketemu lagi

Ngabuburit di Kota Tua sambil plesir ke gedong museum yang canggih?
Waarom Niet? (Mengapa Tidak?). Kitaorang kepengen koelilingin satoe museum jang okee poenja di bilangan Batavia Lama, iatoelah saboeah museum tentang doeit, jang bisa bikin toean dan njonja poenja mata mendjadi idjo :) Yuk, yuk, ikutan plesir sambil menanti buka puasa:

PLESIRAN TEMPO DOELOE:
De Javasche Bank
hari Minggoe tanggal tiga poeloeh boelan
September tahoen 2007 djam 15.30 yah

De Javasche Bank, yang kini sudah berubah menjadi Bank Indonesia, memiliki kisah perjalanan yang panjang. Gedung museum yang sekarang bercokol di Jakarta Kota pun, telah berubah fungsi menjadi Museum Bank Indonesia. Mari kenali riwayatnya.

Pada djeman dahoeloe kala, di locatie ini gedong dimangpa'atken sebagi ziekenhuis (ziek = sakit, huis = rumah; makanya sekarang kita mengenal istilah: Rumah Sakit), dengen seboetan jang bekend pada itoe tempo: Binnen Hospitaal. Ini gedong kali pertama digoenaken oleh De Javasche Bank pada tanggal 8 April 1828. Kamodian pada tahon 1910 sasoedahnja menempati gedong toea bekas ziekenhuis, lantas De Javasche Bank bikin rentjana pembangoenan jang dikerdjakennja oleh Bereau Architect "Ed. Cuypers & Hulswit" sebanjak lima tahap, ia itoe: 1910, 1922 en 1924, 1933, jang paling achir 1935, hingga gedongnja nampak tjiamik sekarang.

Yah ! gedong ini sekarang menjadi Museum Bank Indonesia. sebuah museum yang modern, canggih dan nyenengin. Gimana enggak? baru masuk di bagian depan aja udah kerasa atmosfir jadulnya, blom lagi pas belok kanan, dengan penjelasan yang okeh punya, lagi bisa dibaca tulisannya dengan sangat jelas, udah gitu pas masuk ke arah Ruang Teater, kita bisa menangkap uang logam yang melayang di tembok (dduh gimana bisa sih? nah mendingan lu buktiin aja dah!), begitu uang logamnya ketangkep, maka dia akan memberikan penjelasan (nah makin bingung deh cerita gue ini!), pokoknya nih museum keren dah, beneran kayak di luar negeri! hehehe.. udah gitu abis nonton pelem tentang sejarah gedung ini, kita bisa melihat banyak sekali koleksi di museum ini, termasuk Peta Kepulauan Nusantara di djaman doeloe tatkala para pelaut asing masih mengira-ngira gimana bentuk pulaunya, yah gituu deh peta tahun jebot yang masih amburadul gambarnya, tapi keren euy, sumpah!

Jalan sedikit agak ke dalem, kita masuk ke Ruang Numismatik.
Memahami sekaligus mengenal uang-uang yang beredar di Nusantara selama ini, dari jaman kerajaaan, VOC, Hindia-Belanda, pendudukan Jepang 1942-1945, hingga jaman kemerdekaan. Udah gitu yang lebih menarik lagi, kitaorang bisa bisa masuk ke ruangan yang lebih keren lagi, menyaksikan uang-uang dari kerajaan yang berkuasa di Nusantara pada jaman dahulu kala, seperti:

Uang Ma (atau disebut juga Masa) dari beberapa kerajaan seperti: Mataram, Majapahit, Kediri, Samudera Pasai. Uang ini terbuat dari emas atau perak (wwwuuiih asik banget nih kalo punya uang ini di celengan kita. Hah? Celengan? udah pada tau kan celengan tuh adalah tempat menabung berbentuk celeng, trus kalo menabung? yah.. berasal dari kata Tabung. doeloe orang-orang menyimpang duitnya di tabung bambu, mungkin sebelom jaman orang menyimpan duit di bawah bantal :)

Juga ada Uang Gobog dari Kerajaan Majapahit yang berfungsi sebagai Jimat, dan yg dari Kerajaan Banten yang uangnya berfungsi sebagai Jimat Cinta, duhaaaiiii....

Trus, trus, trus, ada lagi nih uang yang disebut: Uang Kampua, yang berwujud kain tenun, yang dijahit oleh putri-putri Kerajaan Buton pada sekitar abad ke-14. Kain tenun ini setiap tahunnya dibuat dengan motif berbeda, hal ini dilakukan untuk menghindari pemalsuan (duh, jaman dulu aja udah ada pemalsuan) Penggunaaan uang yang berwujud kain tenun ini ada di pada saat perintahan Ratu Bulawambona.
Buton sekarang masuk ke dalam Provinsi Sulawesi Tenggara, eh iya ntar kita juga mau plesiran kesini lho, suwer dah, yah kira-kira 2009 kali ye, karena tahun 2008 nanti kita mau plesiran menelusuri Jalan Raya Pos (De Groote Postweg), Jalan Raya Daendels, yang di tahun 2008 nanti genap berusia 200 tahun (1808 - 2008), berkendara dengan bus AC dari Anjer hingga Panaroekan, dan nginap di Anjer, Bandoeng, Cheribon, Pekalongan, Semarang, Soerabaia dan Panaroekan. tanggalnya = 15-22 Maret 2008 (Sabtu ke Sabtu), kan tanggal 20 Maret hari Kamis libur dan 21 Maret hari Jumatnya juga, jadinya cutinya kan cuma 3 kerja aja deh, udah gitu tanggal 17-18-19-20 Mei 2008 ke Manado - Gorontalo, kan ada libur pada hari Selasa 20 Mei, kan Senen-nya Harpitnas!

Kemudian ada uang yang bisa melengkung sendiri bila diletakkan di telapak tangan, karena uang ini mengandung fosfor, yang kalo kena suhu panas tubuh, maka uangnya akan melengkung sendiri.

Ada lagi uang jaman perkebunan. Pada suatu ketika, setiap perkebunan mempunyai otoritas untuk memproduksi dan mengedarkan uang sendiri, dan sayangnya hanya beredar di wilayah mereka sendiri (waaah gak bisa dipake untuk liburan ke Bali dong!) uangnya bentuknya lucu, ada yang segi tiga, ada yang terbuat dari bahan bambu, tapi kebanyakan terbuat dari logam.

Lalu kalo mau merasakan denyut perdagangan rempah-rempah di Nusantara djaman doeloe, Museum BI ini masih ada lho koleksi aselinya, uang yang digunakan oleh orang-orang sejak Portugis datang. Oh ya jaman di masa awal-awalnya orang Portugis datang, uang yang dipakai adalah Real Spanyol, lantas pada jaman Belanda berkuasa, digantiin dengan Rijksdaalder. Nah dari nama mata uang Rijksdaalder, kita mengenal istilah: Dollar, karena ketikajaman itu, orang menyebutnya: daalder, daaldet, makanya orang Amerika akhirnya menyebutnya dollar. Ingat, Amerika doeloe (terutama Pantai Timur-nya) masih menjadi koloni Belanda, dan ingat doeloe ada perjanjian antara Belanda dan Inggris di tahun 1667, ditandai dengan perjanjian Breda yang menyatakan bahwa Belanda membarter Pulai Run di Banda Neira dengan Pulau Nieuw Amsterdam (Manhattan) yang sekarang ada di New York sana! Makanya pada ikutan dooong plesiran ke Banda Neira 16-22 November 2007 nanti (wwuuiih satu setengah bulan lagi nih, yang daftar udah 60 kok, ntar email ke saya aja yah)

Pada masa pemerintahan Inggris (1811-1816), uang yang berlaku adalah: Picis Jawa (kalo hari ini mengenal "roman picisan," itu karena doeloe banyak dijual karya tulis roman (novel) yang seharga satu picis, sepicis).

Ada lagi uang "Kebijakan Gunting Syafruddin".
Ini terjadi pada jamannya PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia), pada masa kekosongan di republik ini karena Bung Karno dan Bung Hatta diasingkan ke Jogjakarta. Pada tahun-tahun ini, uang yang beredar banyak sekali, ada uang NICA (Netherland Indies Civil Administration), uang ORI (Oeang Republik Indonesia), uang ORIDA (Oeang Republik Indonesia Daerah), karena pada jaman itu sulitnya distribusi uang ke daerah-daerah, maka daerahpun diperbolehkan untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri, walaupun untuk wilayah terbatas. Trus masih ada lagi Uang Pemerintahan Dai Nippon.
Nah pada masa ini, terjadi inflasi yang sangat tinggi, maka diambillah kebijakan untuk menggunting uang yang bernilai 5 gulden ke atas oleh Syafruddin Prawiranegara. Cerita yang lebih kumplitnya disampaikan oleh Team Pemandu Museum Bank Indonesia yah, wah bakalan seru deh dengerinnya sambil menanti saatnya berbuka puasa, udah gitu nanti juga akan ada penjelasan mengenai bagaimana mengenal dan mendeteksi uang palsu (dduh ckckck).

Wah, seru, seru, abis itu dengerin penjelasan dari Team Pemandu Museum Bank Indonesia, kita ngobrol-ngobrol tentang seperti apa sih yang kalian inginkan kalau berkunjung ke museum, wah sebenernya topik ini sudah kita bahas beberapa waktu lalu, tapi cuma di milis sahabatmuseum@yahoogroups.com makanya ntar kita obrolin aja rame-rame, gimana, setujuuuuu ??? setuju dong :)

Kelar ngobrol, kita ke arah luar belakang gedung museum ini guna menyiapkan diri untuk berbuka puasa bersama. Kebetulan letak mesjid ini persis di sebelahnya pondasi Tembok Kota Batavia yg sedang digali oleh para arkeolog. Hmmm, pondasi ujung selatan Tembok Kota Batavia ini kalo saya duga, deket-deket sama sebuah pintu yang kini kita mengenalnya sebagai kawasan Pintu Kecil, karena doeloe terdapat sebuah pintu untuk masuk ke dalem kota yang telah dibentengi setelah kerusuhan sosial di tahun 1740. Nah, nama gerbang (pintu) ini adalah Gerbang Diest.
Gerbang Diest (Diestpoort), dibangun pada tahun 1657, nama ini diambil dari rumah gardu Dietz (nama seorang bangsawan Nassau, yah ejaannya Dietz, bukan Diest...) yang terletak di sebelah timur sungai. Karena pintunya kecil, Diestpoort ini belakangan dikenal: Pintu Kecil.
Doeloe, sebagai jalan masuk dan juga keluar kastil (tembok), disediakan empat pintu gerbang. Pada abad ke-17, jalan utama dari kastil ke wilayah pendalaman (ommelanden) hanya melalui timur laut, yaitu di depan Gereja Portugis Luar Kota (atau bahasa belandanya nih... Portugeesche Buiten Kerk), nah, itu sekarang adalah Gereja Sion! yang terletak di Jl. Pangeran Jayakarta.

Oke kembali ke cerita tentang Tembok Kota Batavia, karena doeloe hanya ada 1 pintu gerbang, kemudian dibuatkanlah beberapa gerbang di sekitar tembok ini, itu adalah: Rotterdam-poort yang ada terletak di bagian timur tembok (hm di sebelah kanannya Stasiun Jakarta Kota?
yang mojok ke sungai?), di sebelah selatan ada Nieuw-poort. Dari gerbang selatan inilah muncul istilah Pintu Besar. Dan ada tahun 1652 dibangunlah pintu gerbang yang diberi nama: Utrechtschepoort, kerna doeloe ada jalan Utrechtstraat (sekarang bernama Jl.Kopi kayaknya), posisi pintu ini mengarah Barat, ke Kali Besar.
Waduh... kalo ngomongin Tembok Kota Batavia, kayaknya belom lengkap kalo blom ngobrol sama ahlinya, nanti nih rencananya pas Minggu sore besok, Pak Mundardjito Guru Besar Arkeologi UI mau gabung sama kita dan ngobrolin Tembok Kota :)

So, toenggoe apalagi ?!! Lekas, Sigra daftarken diri toean dan njonjah sekalian sekarang djoega ke email: adep@cbn.net.id atawa hoeboengi telefoon-tangan di nummer: 0818 94 96 82 (no. urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, sehingga nantinya transfer uang sesuai dengan nomer urut) dapat ditransfer setelah mendaftar, doeit bisa ditransfer ke Bank BCA: 2371425693 BCA cab Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA toeloeng dikonfirmasikan via email atawa sms ke 0818 94 96 82 atau difax ke (021) 7696273 sesudahnya transfer berhasil dilakukan. (doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada orang laen/teman, nah yuk yak yuk pada ikutan yuk..)

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
adep@cbn.net.id
0818 94 96 82
more

9 September 2007 | 07.30
Museum Bank Mandiri
Jl. Lapangan Stasiun No. 1 Jakarta-Kota
Rp. 50.000

Fasilitas :
Snack pagi, Makan siang, ID CARD, Sinopsis, Tour guide, Nonton Film Tempo Doeloe, Hiburan

Rute:
1. Museum Bank Mandiri (starting point)
3. Stasiun Beos/Kota
4. Jassen Brug / Jembatan Batu
5. Gereja Sion
6. Monumen Pieter Elberveld/kampung pecah kulit
7. Makam Raden Ateng Kartadria
8. Masjid keramat Mangga Dua (Masjid Nurul Abrar)
9. Makam Souw Beng Kong, Kapiten Cina Pertama di Batavia.

Informasi Pendaftaran :
Komunitas Jelajah Budaya
T 0817 994 0173, 9970 0131
E kartum_boy@yahoo.com
jelajahbudaya@yahoogroups.com

Pembayaran via transfer:
Bank Mandiri cabang Jakarta-Kota no. rekening 1150004512697 a/n Kartum Setiawan
more

Sabtu, 1 September 2007
jam 19.30 malem
Rp.75.000/orang (tujuh puluh lima)

kalo pada mau ngedaftar, hub: adep@cbn.net.id
tempat terbatas!


SAHABAT MUSEUM dengan hati seneng presenteren:
PLESIRAN TEMPO DOELOE: KRONTJONG TOEGOE, LIVE!

Nontonin actie orkes muziek legendaris, boleh juga berdendang bersama sambil melantukan lagu tempo doeloe dan kini Koelilingin Gedongnja Factorij N.H.M (Nederlandsche Handel-Maatschappij) (sekarang menjadi Museum Bank Mandiri) nikmati sajian makanan dan minuman khas Jakarta sambil menatap bintang di langit :)
more

Ride The Oud Batavia Onthel
Minggu, 01 Juli 2007 | 07.30 - selesai
Rp.75.000/per orang

"Banyak kenangan indah tentang sepeda; para priyayi, saudagar, lurah, tukang pos bahkan para pejabat Hindia Belanda menjadikan kendaraan ini sebagai alat transportasi utama di antara jalan-jalan lengang tanpa deru sepeda motor." Kini, sepeda menjadi alternatif transportasi ramah lingkungan yang cepat dan efisien di tengah arus kemacetan kota metropolitan seperti Jakarta. Jadi, tunggu apa lagi!

Ayo beramai-ramai naik sepeda dalam acara Jelajah Kota Toea
- Ride The Oud Batavia Onthel.

Rute :
Museum Bank Mandiri (Nederlandsche Handel Maatchappij)
Gedong Escompto Bank (Nederlandsce Indische Escompto Maatschappij)
Kali Besar (Groote Rivier)
Jembatan Kota Intan (Honderd Pasarbrug)
Museum Bahari (Westzijde Pakhuizen)
Menara Syahbandar (Uitkijk Post)
Pelabuhan Sunda Kelapa (Soenda Kalapa)
Taman Fatahillah (Stadhuisplein)

Starting Point :
Museum Bank Mandiri
Jalan Lapangan Stasiun no. 1 Jakarta Kota

Narasumber :
Nico Van Horn (Archivaris KITLV Leiden)

Fasilitas :
Snack, makan siang, Tour Guide, ID Card, Tiket masuk museum, Nonton Film Tempo Doeloe, Hiburan dan peserta dibonceng dengan sepeda Onthel.

Informasi Pendaftaran :
Komunitas Jelajah Budaya (08179940173, 021-99700 131)
Email : gerbang_batavia@yahoo.com
Milist : jelajahbudaya@yahoogroups.com

Pembayaran via transfer :
Bank Mandiri cabang Jakarta-Kota
(no. rekening 1150004512697 a/n Kartum Setiawan)
Peserta maximal 100 orang

[Foto: wongcilik]
more

Package Tour: 09.00 - 16.00
Daily: 7 hours
Adult: USD 25
Child: USD 20
No Minimum

Jakarta began its history in the 14th century as a small harbor town and today become a bustling metropolitan city. Old Batavia's heart is in the 'Kota' area now. Kampoeng the Old Batavia Tour presents the uniqueness of Jakarta with various blends of culture and traditions. This Tour featuring the following objects and attractions :
- National Museum
- Glodok
- Kota Intan Drawbridge
- Sunda Kelapa Harbor
- Fatahillah Museum

For Further Information :
Tourist Information Center Jakarta Theater
+ 6221 316 1293
F 6221 314 2067
www.jakarta-tourism.go.id

more

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly. Sekarang PayPal sudah terhubung dengan bank di Indonesia

Ads

Recent Posts

Recent Comments