d j a l a n d j a l a n

about traveling in jakarta

Categories

Live Traffic Feed

View blog authority

Showing posts with label museum. Show all posts
1 Juni 2008 | 00:00-12:00
Rp.80.000

Itenerary:
- Pasar Baru (Pasar Anom) wisata belanja pakaian 2nd
- Taman Fatahillah
- Museum Sejarah Jakarta
- Museum Bahari
- Menara Syahbandar
- Jembatan Kota Intan
- Jl. Sabang, Thamrin

Including:
2x Makan Besar
1x snacks
Free Entry Fee
Transportasi dari UI Depok ke UI Depok

CP: Dinda-Rubie-Dincoy
021 986 04 317 more

museumtamanprasasti1 Melihat museum dimalam hari? ih serem...
kan bangunan tua,pasti banyak hantunya.
Menyusuri makam tua di malam hari? apalagi pasti menakutkan... nanti seperti yang di film-film di Indonesia
nah buktikan sendiri,kalau museum itu tidak menyeramkan & menakutkan, seperti apa yangkita bayangkan...
Apalagi kuburan tua, pasti tidak serem...
kalau anda ikutan dalam acara :
Jelajah Malam Museum Taman Prasasti
Sabtu, 3 Mei 2008 | 18.30 - Selesai
Museum Taman Prasasti
Jalan Tanah Abang I No.1 Jakarta Pusat
Biaya : Rp.50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah)

Fasilitas : Makan Malam Nasi Oelam Misjaya, Snack, Sinopsis, Hiburan Brass Band MBM, Pin/Kaos Jelajah Malam dan keliling Taman Prasasti
dengan narasumber Dr. Lilie Soeratminto (Dosen FIB UI)
75 peserta pertama akan mendapatkan kaos Jelajah Malam

Informasi & Pendaftaran :
Email : Kartum_boy@yahoo.com
Kartum Setiawan : 0817 9940 173 /021 99700131

Bagaimana menuju Museum Taman Prasasti ?- Dari arah stasiunJakarta Kota (BEOS) bisa menggunakan Mikrolet 08,turun di depan Museum Taman Prasasti.

- Dari arah Tanah Abang menggunakan Mikrolet 08, turun di Tanah Abang I, jalan kaki menuju museum sekitar 200 meter.
- Dengan Busway turun di Shelter Monumen Nasional (Monas), jalan kaki menuju ke Jl. Museum (disamping Museum Nasional) hingga ujung, setelah itu akan menemukan jalan Abdul Muis, belok kanan menuju Jl. Tanah Abang I, setelah itu belok kiri menuju Museum Taman Prasasti.
- Kendaran pribadi dari arah Jl. MH. Thamrinsampai di gedung BI, belok kiri menuju Jl. Budi Kemuliaan hingga ujung Jl.Abdul Muis, setelah menemukan Jl. Tanah Abang I, belok kiri menuju Museum Taman Prasasti.

more

WBCD_poster_with_text_final 23 - 27 April 2008 | 10:00

Museum Bank Mandiri
Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Jakarta-Kota

+6221-7003 0093

World Book Day yang dirancang oleh UNESCO adalah sebuah perayaan buku dan literasi yang diadakan setiap tahun di seluruh dunia. Indonesia pertama kali melaksanakannya di tahun 2006 dengan prakarsa Forum Indonesia Membaca yang didukung oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat umum.

Acara :
Pameran Buku
Pameran Komunitas
Pameran Foto Literasi
Festival Jajanan Pasar
Wisata Kota Tua

Details:
Pameran Buku, Pameran Komunitas, Pameran Lukisan, Festival Makanan Indonesia, Wisata Kota Tua, Lomba Tebak Buku, Bike Endemy Majalah Cycling, Library Clinic Himaka Library Care

Rabu, 23 April 2008 - SUARA PELAJAR SUARA KITA

10.00 - 11.00 - Aula Literasi
Sambutan Dessy Sekar Astina, Festival Director World Book Day Indonesia 2008
Sambutan Maylaffayza, Duta World Book Day Indonesia dan violist
Pembukaan festival oleh Ibu Menteri Komunikasi dan Informasi, Ibu M. Nuh
Performing art Forum Komunitas Sitimulyo dan Marching band MuseumBank Mandiri

11.00 - 12.00 - Area Pameran
LITERACY : GAMES 1
Lomba Berburu Buku untuk siswa SD
Informasi dan pendaftaran hubungi Diah 081808427000

12.00
LITERACY : QUIZ
Pembukaan Lomba Tebak Buku
Meja Informasi World Book Day Indonesia 2008

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 1
Performing Art Oleh Sanggar Anak Bulungan

13.00 - 16.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 1 - “Akeela and the Bee”

13.00 - 15.00 - Aula Literasi
LITERACY : TALK 1 - Dibohongin Iklan? Nggak Lagi Deh..
Pembicara :
1. Santi Indra Astuti (Bandung School of Communication Studies)
2. Andriani L. Soetoto (Matari Advertising)
3. Ayu Ambarwati (Peneliti Perkembangan Remaja)
Moderator : Lisa Boy

13.00 - 15.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : EVENT 1
Story Telling & Lomba Menggambar di Dinding Sekaligus peluncuran ulang buku Dunia Adin karya Sundea diterbitkan Read publishing Mizan Group
Tema : "Seandainya Adin Jadi Temanku" oleh Sundea dan kawan-kawan
Informasi dan pendaftaran hubungi Diah 081808427000

15.00 - 16.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 2
Diskusi Buku Ayat-Ayat Cinta oleh Teras Book Club SMP Lab School Kebayoran

16.00 - 17.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 3
Temu Penulis Voice of Human Rights (VHR) Book
Pembicara:
1. FX Rudy Gunawan (penulis buku Hitler vs Pink Triangle – sebuah novel yang menuturkan perlakuan kejam Hitler terhadap kaum gay dan novel Koma)
2. Margiyono (penulis buku Neraka Rezim Soeharto, et al – buku yang berisi kesaksian langsung korban-korban penculikan dan penyiksaan yang dilakukan oleh rezim Orde Baru)
3. Ayu Utami (penulis buku Sidang Susila – Naskah teater yang mengupas kritikan terhadap RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi) kerjasama dengan Voice of Human Rights Media

17.30 - 18.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 1
Bedah Buku ”Saatnya Dunia Berubah” bersama Menteri Kesehatan, Prof. Dr. Dr. Siti Fadillah Supari, SpJP(K) oleh Sanggar Pencerahan

17.00 - 19.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 2 - Putar Film ”Great Debaters”

Kamis, 24 April 2008 - MELIHAT MASYARAKAT MELIHAT KITA

10.00 - 12.00 - Aula Literasi
LITERACY : FORUM
Kumpul Pustakawan dan Talk Show “Membaca Orang Kota di Kafe Buku"
Pembicara :
1. Dra. Ninis Agustini Dewayani, MA
2. Pengelola Kafe Zoe One
3. Richard Oh (Pengelola Toko Buku QB)
4. Pengelola MP Book Point
Moderator : Drs Agus Rusmana M.Lib, (Wakil Presiden ISIPII)
oleh Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII)

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 2
Karya Fernando Rahardian Srivanto “New World After World War II”

12.00 - 12.30 - Aula Literasi
LITERACY : COMMUNITY 4 - Profil Tarumanagara Knowledge Center

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 5
Diskusi Buku Lukisan Hujan oleh Teras Book Club SMP Lab School Kebayoran

12.00 - 14.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 3 - “Life is Beautiful”

13.00 - 15.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : TALK 2 - Bahasa Anak, Bahasa Ibu
Pembicara :
Arfi D Munandaris (Sekolah Semut-Semut, PemRed Majalah Teachers Guide)
Ibnu Wahyudi (Dosen Fakultas Ilmu Budaya UI)
Koeshartanti (Pengajar Psikolinguistik UI dan Peneliti Bahasa Anak)
Andi Yudha (Pendongeng dan penulis komik anak)
Moderator : Mahmudin (Forum Indonesia Membaca)

15.00-16.00 - Beranda Komunitas
Diskusi Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba bersama Butet Manurung oleh SOKOLA

16.00-18.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 3 - Bedah Buku oleh Pena Pundi Aksara

16.00-19.00 - Aula Literasi
LITERACY : MOVIE 4 - “Perempuan Punya Cerita”
Pembicara:
DJ Winky [Pemain 'Perempuan Cerita']
Debra Yatim (Seniman dan Jurnalis), membahas “Menjadi masyarakat yang kritis terhadap media massa sebagai produk budaya populer (pengaruh positif dan negatif)”.
Melissa Karim (Penulis Skenario), membahas “Film sebagai media kampanye anti kekerasan terhadap perempuan”.
Rena Herdiyani (Kalyanamitra) , membahas “ Fenomena kekerasan terhadap perempuan kerjasama dengan Kalyanamitra dan Kalyana Shira
Listyowati [Moderator]

18.00 - 20.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 6
Diskusi "Media Komunitas" bersama Majalah Tapian

Jum’at, 25 April 2008 - MENGGALI HOBI MENGGALI KITA

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 7
Talk Show dan Pentas Dialog : "Opera Pesantren" oleh Komunitas Mata Pena

12.00 - 14.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 5 - “Good Will Hunting”

14.00 - 17.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : WORKSHOP 1 - Penulisan Kreatif Untuk Pelajar SMP-SMU
Pembicara Tim Gagas Media & Bukune oleh Gagas Media dan Bukune

15.00 - 17.00 - Aula Literasi
LITERACY : TALK 3 - "Sastra Untuk Anak Muda"
Happy Salma bersama Pelajar SMU

17.00 - 19.00 - Beranda Komunitas
LITERACY: COMMUNITY 8 - "Mengungkap Komunitas Belajar di Badui”

18.30 - 20.30 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 6 - Batavia 1941
Pembicara :
1. Kartum Setiawan (Komunitas Jelajah Budaya)
2. Roeshdy Hoesein (Komunitas Historia Indonesia)

Sabtu, 26 April 2008 - HARI KOMUNITAS HARI KITA

08.00 - 12.00
LITERACY : EVENT 2 - Exploring Jakarta Heritage
Narasumber: Asep Kambali (Sejarawan)
RUTE : Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Taman Fatahillah, PT. Pos Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, back to Museum Bank Mandiri.
oleh Komunitas Historia Indonesia
Informasi hubungi Tati 081932690456 atau Udjo 081808073636

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : BOOK 4
Talkshow Membuat Skenario Film Sekaligus Peluncuran Buku Lost in Love
Pembicara :
1. Rahmania Arunita (Penulis Lost in Love dan Eifel I’m in Love)
2. Akmal Nasery Basral (Penggiat Sastra dan wartawan majalah TEMPO)

10.00 - 16.00 - Kelas Aksara
LITERACY : WORKSHOP 2 - Penulisan Kreatif
bersama Carolin Philipps (Jerman) dan Asma Nadia (Indonesia)
Didukung oleh Goethe-Institut Indonesia, Penerbit Obor dan Penerbit Mizan
Informasi dan pendaftaran hubungi Diah 081808427000

11.00 - 14.00 - Aula Literasi
LITERACY : BOOK 5 - KICK ANDY OFF AIR
Diskusi Buku Kick Andy: Kumpulan Kisah Inspiratif
bersama Andy F Noya (MetroTV) dan Andrea Hirata (Laskar Pelangi Trilogi)

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 9
Workshop Pelajaran Bahasa Sindarin oleh Eorlingas

13.00 - 14.30 - Beranda Komunitas
LITERACY: TALK 4
Melihat Lebih Dekat Konsep Room to Read
Pembicara :
1. Dessy Sekar Astina (Forum Indonesia Membaca)
2. Gunawan Julianto (Rumah Pelangi-Muntilan)
3. Gangsar Sukrisno (Penerbit Bentang)
Moderator : Virgina (KKS Melati)

13.00 - 14.00 - Stand Indo Harry Potter
LITERACY : EVENT 3 - Berburu Horcrux oleh Indo Harry Potter

14.00 - 17.00 - Aula Literasi
LITERACY : COMMUNITY 10
Workshop Komik oleh Masyarakat Komik Indonesia

15.00 - 16.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 11
Talkshow Pasca Harry Potter dan Lord of The Rings: Quo Vadis Pecinta Fiksi Fantasi di Indonesia oleh Indo Harry Potter dan Eorlingas

17.00 - 18.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 12
Talk Show Nikmatnya Dunia Role Playing Game, dari Pembaca Menjadi Penulis oleh Komunitas Indohogwarts RPG Forum

17.00 - 19.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 7 - Afghan Chronicles
karya Dominic Morissette (Canada)

19.00 - 21.00 - Panggung Literasi
LITERACY : ART
Brass Band Museum Bank Mandiri, Yoyo Performance, Rumah Baca Kuartet, Musikalisasi Puisi & Paduan Suara SMU 49 Jakarta, dan komunitas lainnya

19.00 - 24.00
LITERACY : EVENT 4
Jakarta Night Trail
WISATA MALAM KOTA TUA JAKARTA
Menguak sejarah kota dikegelapan menelusuri jejak tersembunyi di dalam gedung tua!
Narasumber: Asep Kambali (Sejarawan)
RUTE : Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Chartered Bank, Toko Merah, Jembatan Kota Intan, Cafe Galangan*, Gudang Kayu VOC, Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kalapa, Menara Syahbandar, Jalan Tongkol, Cipta Niaga, Dasaad Musin Concern*, Taman Fatahillah, PT Pos Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Escompto Bank, Musuem Bank Mandiri.
Informasi hubungi Tati 081932690456 atau Udjo 081808073636

Minggu, 27 April 2008 - BERSAMA KELUARGA BERSAMA KITA

10.00 - 11.00 - Panggung Literasi
LITERACY : COMMUNITY 13
Ketoprak Sahabat Wacana oleh WACANA

10.00 - 12.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : TALK 5 - Keluarga Peka Lingkungan
Pembicara :
1. Aulia Esti Wijiasih (Komunikasi Peduli Alam Indonesia)
2. Harini Bambang Wahono (Praktisi Lingkungan Banjarsari)
3. Ir. Lala Gozali (Gerakan Peduli Lingkungan Pondok Pekayon Indah Bekasi)
Moderator : Rahma Paramita (Sekolah Cikal)

11.00 - 12.00 - Panggung Literasi
LITERACY : WORKSHOP 3 - Membuat Layang-Layang
bersama Komunitas Layang-Layang Indonesia
Informasi dan Pendaftaran ke Evi 08161109737

11.00 - 13.00 - Stand Komunitas Yo-Yo Indonesia
LITERACY : EVENT 4 - Kontes Yo-Yo
oleh Yo-Yo Indonesia

11.00 - 13.00 - Kelas Aksara
LITERACY : MOVIE 8 - "The Little Prince"
Film adaptasi dari buku The Little Prince karya Saint Exupery

12.00 - 13.00 - Panggung Literasi
LITERACY : COMMUNITY 15
Lakon Anak Permainan Tradisional oleh KKS Melati

12.00 - 13.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 16
Simulasi "Hogwarts Class" oleh Indo Hogwart RPG Forum

13.00 - 14.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 17
Talk Show "Science Fiction, Science Fact, and Star Trek" oleh Komunitas Star Trek

15.00 - 15.30 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 18
Peluncuran PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Mutiara Ilmu oleh Taman Bacaan Mutiara Ilmu

15.00 - 16.00
LITERACY : COMMUNITY 19
Simulasi Pertandingan Quidditch Match oleh Indo Harry Potter

15.30 - 16.00 - Beranda Komunitas
LITERACY : COMMUNITY 20
Qosidah Perahu Baca oleh Perahu Baca

16.00 - 17.00
- Pengumuman Lomba Tebak BukuDialog Komunitas Literasi Indonesia
- Penyerahan Anugerah dari Komunitas untuk Tokoh Literasi 2008
- Penutupan World Book Day Indonesia 2008
Festival dan pameran World Book Day Indonesia 2008 yang diselenggarakan oleh Forum Indonesia Membaca ini didukung oleh Mizan Publika sebagai publisher partner, Manajemen Museum Bank Mandiri, PT Excelcomindo Pratama (Bebas dan Explor), Goethe Institut Indonesia, Pena Pundi, TokoKaos.Com, Rileks.Com, SCTV, Liputan 6, Rumah Pelangi, Consina, Historia, Komunitas Jelajah Budaya, Yayasan Jurnal Perempuan.
---------------------------------------------
PARTISIPAN DAN PESERTA WORLD BOOK DAY INDONESIA 2008
---------------------------------------------
Eorlingas,The Indonesian Tolkien Society | Library Lovers Club SMU 49 Jakarta | Himaka Library Care Univeritas Padjadjaran Bandung | The Indonesian Literacy Institute | READ-Sundea | Majalah GEMA | Komunitas Indo-Star Trek | Masyarakat Komik Indonesia | Blogger Family | Komunitas Wayang | Sokola Butet Manurung | Rumah Baca KUARTET | Fedus Bekasi | TBM Warabal Parung Kiswanti | KKS Melati | Komunitas Layang-Layang Indonesia | Indo Hogwarts | Indo Harry Potter | Reading Bugs | Mutiara Ilmu | Forum Lingkar Pena | Komunitas Mata Pena | Perahu Baca | Cisauk Serpong Banten | PT. Balai Pustaka | Kawah Media | Komunitas Yoyo Indonesia | Penerbit Erlangga | Penerbit Andi | Mizan Publika | Effar & Dahara Prize | Komunitas Badui | Tarumanegara Knowledge Center | PT. Sinar Star Books | BUKU KITA | PT. Gelarwangi | AVTECH | Usaha Bersama | Lilo Friends | Penebar Swadaya | Forum Komunikasi Sitimulyo Bantul Jogjakarta | Yayasan Mitra Netra | Kalyanamitra | Pusat Komunikasi & Informasi Perempuan | Sanggar Anak Bulungan | Komunitas PasarBuku Indonesia | Rileks.Com | Green Radio | Jurnal Perempuan | TBM Arjasari Kabupaten Bandung Jawa Barat | Bulletin Recht Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya | Teras Book Club SMP Lab School Kebayoran Baru | Komunitas 1001Buku | Kreatifitas Siswa Pangudi Luhur | Dilts Foundation | PT. Widyadara | Pelukis Mulut | Voice of Human Rights | library@senayan | ASIPII, Asosiasi Sarjana Ilmu Perpustakaan dan
Informasi Indonesia | Majalah Jalan-Jalan | Dokter Kita | Appetite Journey | MPECH
TAPIAN | Rumba Sosio UI | Kerabat Karya Sosial (KKS PELITA HATI) | Warung Bacaan Anak (WACANA) | PT Excelcomindo Pratama | Toko Kaos.Com | Mizan Media Utama | Consina | Komunitas Historia | Pena Pundi Aksara | Jelajah Budaya | Rumah Dunia Serang Banten | Rumah Pelangi Muntilan | Cycling |

more:
WORLD BOOK DAY INDONESIA 2008
WORLD BOOK DAY 2008 INDONESIA
World Book Day

more

Menguak sejarah kota di kegelapan, menelusuri jejak tersembunyi di dalam gedung tua!

Sabtu, 26 April 2008. Pukul 19.00-24.00 wib.
Kumpul di Museum Bank Mandiri Jl. Lapangan Stasiun No.1 Jakarta Barat 11110 (Depan Stasiun Bus Transjakarta Kota)

NARA SUMBER Asep Kambali (Sejarawan)

ROUTE Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Chartered Bank, Toko Merah, Jembatan Kota Intan, Cafe Galangan*, Gudang Kayu VOC, Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kalapa, Menara Syahbandar, Jalan Tongkol, Cipta Niaga, Dasaad Musin Concern*, Taman Fatahillah, PT Pos Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Escompto Bank, Musuem Bank Mandiri.

HTM Rp.75.000.-
Peserta Umum, Min.30 org, Max. 100 org

INCLUDE Souvenir Pin Unik, Snack, Air Mineral, Makam Malam, Tour Guide,Tiket Masuk, Hands out.

PEMBAYARAN Silahkan transfer ke: Acc. 697-0109-160.
an. ASEP KAMBALI, BCA Cab. Kartini Jakarta Pusat
Pendaftaran dan Pembayaran TUTUP 24 April 2008, pkl. 21.00 wib. Bukti Transfer dibawa pada hari H untuk Registrasi Ulang. Siapa cepat bayar, dialah fix sbg peserta.

CARA PEMBAYARAN Silahkan telpon terlebih dahulu untuk mendapatkan no. urut
pembayaran, kemudian transfer ke no rekening di bawah, dengan
menambahkan no. urut di belakangnya. kemudian telpon kembali/sms untuk konfirmasi bahwa anda sudah transfer. Contoh: JP. Coen sudah telpon dan mendapatkan no urut pembayaran 9. Maka, yang harus dilakukan JP.Coen adalah mentransfer uang sejumlah Rp. 75.009 ke rekening di atas.
Angka sembilan adalah no urut pendaftaran JP. Coen.

TIPS PERJALANAN Karena acara 100% Walking Tour; Maka dipersilahkan untuk membawa obat-obatan/ cemilan/minuman pribadi secukupnya. Disarankan membawa kamera, handycam, recorder, dan handuk kecil. Karena malam, mohon bawa senter kecil pribadi. Gunakan pakaian casual, sandal/ sepatu kets.
Tidak diperkenankan untuk anak di bawah umur 15 tahun. Mohon
berprilaku yang sopan dan tidak sombong. Save the Heritage!

INFORMASI & PENDAFTARAN
KOMUNITAS HISTORIA INDONESIA
Komunitas Peduli Sejarah dan Budaya Indonesia
Tati: 0819.3269.0456; Udjo: 0818.0807.3636 (No SMS, Please!)

more

Sabtu, 5 April 2008 | 18.30 - 22.30

Night Time Journey at Museum (Factorij Batavia in 1930's)
Museum Bank Mandiri
Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Jakarta-Kota)

Rp.75.000,- (Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah)
Fasilitas : Welcome drink, Makan Malam with Candle Light, Rekontruksi Kasir China, Keliling gedung NHM Batavia, Pin peserta, Nonton film layar tantjep, Live Musis Brass Band dan Doorprize

Informasi & Pendaftaran
+62817 9940 173
+6221 99700 131
+6221 690 2000 (ext 107)
Email : kartum_boy@yahoo.com
Milist :jelajahbudaya@yahoogroups.com
blogger.jelajahbudaya.blogspot.com
Peserta maksimal 100 orang

Saat sejarah bertutur dan bercerita, mengenai riwayat perbankan tempo doeloe di Batavia. Sambil menelusuri lorong-lorong gedung Museum Bank Mandiri nan megah, ditimpali derit pintu brankas dan bayangan masa lalu, ketika gedung ini masih bernama Factorij NHM (Nederlandsche Handel Maatschappij) Batavia. Wawasan pun bertambah sungguh suatu pengalaman yang tak terlupakan...

more

Plesiran Tempo Doeloe: And Justice For All
Minggoe tanggal 16 boelan Maart tahon 2008
07:30 – 08:00 Pendaftaran Ulang di depan museum
08:00 – 09:00 Keliling Museum Seni Rupa Dan Keramik
09:00 – 11:30 Bikin keramik sendiri di dalam museum
11:30 - 12:00 Snacks ringan dan silahkan pulang :)

Dalem ini boelan kitaorang aken koelilingin satoe gedong jang doeloenja tempat dimana keadilan kerap dipoetoesken. Banjak jang bilang bahoea di djeman doeloe, rasa keadilan poen sama saperti sekarang, jang koeat bole menang, sedangken orang jang lemah aken menerima straf (hoekoeman) jang tiada adil bagi idoepnja, kerna kakoeasaan oeang jang bisa atoer samoea itoe.

Maka deri itoe SAHABAT MUSEUM aken tjeritaken sadikit riwajat sedjarah jang kabetoelan pernah ada terjadi di depan gedong pengadilan ini dalem atjara:

PLESIRAN TEMPO DOELOE: And Justice For All
minggoe pagi tanggal 16 boelan Maart tahoen 2008 dari pagi ampe siang jam 11-12

Di bawah ini tjontoh atas rasa adil jang tiada sebanding, dimoeat di courant djadoel bertadjoek: Pembrita Betawi, terbit Djoemahat 27 Januari 1888 jang membritakennja:

Kemaren, orang-orang jang mendjoealan di lapang depan gedong Bitjara, telah di oesir oleh perentahnja kandjeng toean assistent-resident, tetapi jang dioesir boekannja semoeanja, melaenken separo sadja dari marika itoe, ia itoe toekang toekang djoealan jang baroe berdagang disitoe, marika itoe jang terseboet ialah 2 toekang kopi tjina, 1 toekang ogio, 1 toekang tembako dan 2 toekang roedjak, dan jang tiada di oesir ia itoe 1 toekang kopi orang slam, 1 toekang ogio orang slam, 2 toekang tembako orang Tjina, 1 toekang pangsit orang Tjina, 1 toekang sotoh dan 1 toekang satee orang slam, djoemlah ada 7 toekang dagangan, sebab marika itoe soeda dibri idzin oleh kandjeng toewan assistent-resident Von Czernicki.

catatan:

Gedong Bitjara = Museum Fatahillah.
slam = islam (kadang ditulis: selam).

Misih ada banjak lagi perkara jang tida ketjil jang ada kedjadian pada masa silam, teroetama boeat orang Tjina, dimana tatkala marika kaloe-kaloe hadepi casus perdata aken disidang di pengadilan wong londo, namoen kaloe-kaloe casus-nja adalah pidana, disidang di pengadilan orang inlander.

Ach mendingan kitaorang kassie koendjoengan sadja ke gedongnja langsoeng, jang dibikin pada tahon 1870, moela-moela dipake boeat Raad Van Justitie, djoega diseboet:Dewan Pengadilan, kamoedian koetika Tentera Nippon jang masoep sedari boelan Maart 1942, ini gedong berobah functienja mendjadi asrama militair, sempet djoega djadi Kantoor Walikota Jakarta Barat, laloe hingga achirnja diresmiken sebagi Gedong Balai Seni Rupa pada tahon 1976

Daritadi, bitjara tentang perkara meloeloe, sekarang tempohnja boeat tjeritaken isihnja ini gedong.

Kitaorang nantinja pas atjara berlangsoeng aken koelilingin ini museum, dan aken didjelasken perihal loekisan tentang pra sejarah, lukisan Raden Saleh, lukisan karya pelukis asing, saperti: Antonio Blanco, Arie Smith, Lee Man Fong,

laloe masoep ka roeang: Mooie Indie, ada lukisan Rapat Ikada 19 September, Pengantin Dayak, Pembukaan Pameran karya Hendra Gunawan, yang punya ciri khas di warna mencolok,

lalu ke ruangan Persagi (Persatuan Ahli Gambar Indonesia), ada lukisan karya mantan Gubernur Jakarta: Henk Ngantung,

kamoedian masoep ka roeang: Revolusi Fisik Perang Kemerdekaan, ada lukisan tentang pedagang yang menjual apapun, dilukiskan dengan gambar bapak-bapak bawa meja, lantas ada lukisan berjudul: Turun Ke Kota, rakyat membawa hasil
bumi dibarter dengan kebutuhan pokok. Juga ada yang berjudul: Menghadang Konvoi, yang berkisah rencana Tentara Republik yang akan menyerang Belanda.

Uuuuuh kelar liet-liet lukisan, kini saatnya bikin keramik !!!
boleh mencontoh keramik jaman Majapahit, berbentuk periuk, wajah wanita atau celengan (tau gak sih, celengan berasal dari kata celeng-an, yahtempat menabung uang yang berbentuk celeng, dan tau juga gak asih asal kata tabungan? ini katanya jaman dulu rakyat biasa menyimpan uangnya di dalam tabung, hingga kini kita mengenalnya: tabungan)

Adapun bikin keramik nanti, kitaorang bisa buat macam-macam karya yang sudah disediakan cetakannya..tapi kalo mau buat yang laen, silahkan saja, misal mau bikin asbak, atau putri duyung, skuter, bintang laut, angsa, capung, kodok, daun talas, pot bunga, ayam jantan, singa, mobil-mobilan, rumah-rumahan, burung, muka orang purba, kura-kura, dan bahkan Mickey Mouse!

yuk, yak, yuk, ikutan workshop bikin keramik ini!
So, toenggoe apalagi ?!! Lekas, Sigra daftarken diri toean dan njonjah sekalian sekarang djoega ke email: adep@cbn.net. id atawa hoeboengi telefoon-tangan di nummer: 0818 94 96 82 (no. urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, sehingga nantinya transfer uang sesuai dengan nomer urut) dapat ditransfer setelah mendaftar, doeit bisa ditransfer ke Bank BCA: 2371425693 BCA cab Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA toeloeng dikonfirmasikan via email atawa
sms ke 0818 94 96 82 setelah transfer berhasil dilakukan. (doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada orang laen/teman, nah yuk yak yuk pada ikutan yuk.. mari, mari)

tjara membajarnja/transfer, misalnja: Sandra Dewi ada di nomer urut 18, maka Sandra Dewi tuh transfernja = Rp.30.018 (kalo di mesin ATM ketiknya Rp.30018 << angka 18 di belakang mengacu ke no.urut) djadi bajarnja boekan Rp.30.000 sadja, tetapi ditambah Rp.18 sebagi nomer urut, biar langsung di cek di klikbca

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
adep@cbn.net. id
0818 94 96 82
----------------------------------------------------------

more

Gedung-Gajah SAHABAT MUSEUM dengan hati seneng presenteren: PLESIRAN TEMPO DOELOE: VALENTIJN DI GEDUNG DJODO

Koelilingin isi Gedung Gadjah, Gedung Artja, dan.... Gedung Djodo! dimana banjak sekali warga Djakarta jang menemoekan poedja'an hatinja di gedung museum jang beroesia lebi dari 200 tahoen ini, tempat pemoeda-pemoedi di djeman doeloe pegi picknick kerna kemana lagi jah djalan-djalan di Djakarta koetika itoe?!!!

Poela ke Taman Prasasti, jang doeloenja ada meroepaken koeboeran elite orang Walanda, nanti aken ditjeritaken riwajatnja oleh Meneer Lilie Suratminto jang achli batjain batoe-nisan zonder moeloetnja moesti komat-kamit kaga djelas, tetapi aken britahoe kitaorang perihal makna jang tertoelis di tijap-tijap batoe-nisan.

Yah! semoewa jang ada di Museum Prasasti!
kalo kagak pertjaja, datenglah ke programma jang jahoed dan tiada kadoeanja ini, yeaaaah!

Start dari Museum Prasasti/Taman Prasasti (terletak di di Jl. Tanah Abang I no.1 Jakpus), finishnya di Museum Nasional jam 12:00 ya (terletak di Jl. Medan Merdeka Barat no.12)

(Museum Nasional = Museum Gajah)
(Museum Gajah = Museum Arca)
(Museum Arca = Gedung Arca)
(Gedung Arca = Gedung Gajah)
(juga disebut.... Gedung Djodo!)

Minggu, 17 Feb jam 07.30 pagi
Rp.30.000/orang (tiga puluh ribu)
kalo pada mau ngedaftar, hub: adep@cbn.net.id
yuk mari, mari...

Susunan Acara

07:30 – 08.00 Pendaftaran Ulang di pintu kuburan :)
08:00 – 09:15 Koelilingin Kebon Jahe Kober, yeaaah
09:15 – 09:30 Puter Film tentang Museum Gajah 1915
09:30 – 10:00 Jalan Kaki ke Museum Nasional (Gajah)
10:00 - 10:15 Makan Koewe-Koewe Tradisioneel yah
10:15 - 12:00 Koelilingin Museum Nasional (Gajah)
12:00 klaar, kalo ada yang masih muter, monggo..

more

stadthuis Sabtu, 2 Februari 2008
18.30 – 22.00
Museum Sejarah Jakarta | Museum Fatahilah
Jl. Taman Fatahilah No. 1 Jakarta-Kota
Rp. 70.000 (tujuhpuluh ribu)

Makan Malam, Tiket Masuk Museum, Pin, Tour Guide, Nonton
Film Tempo Doeloe, dan masih banyak lagi,,,
Pendaftaran dan Informasi: 9970-0131
Kartum Setiawan: 0817 994-0173
E: kartum_boy@yahoo.com
jelajahbudaya@yahoogroups.com

Stadhuis….
Di tengah - tengah padatnya kota Jakarta tersisip sebuah bangunan tua warisan kolonial Belanda yang masih berdiri nan megah dengan menara yang menjulang tinggi seakan hendak menggapai langit.

Balai Kota Batavia (Stadhuis) yang kini dikenal dengan Museum Sejarah Jakarta menyimpan seribu satu cerita dibalik tembok putih bangunan abad ke-18. Menyisir ruang-ruang yang dahulunya dihuni oleh para petinggi VOC dengan penjara bawah tanah tempat para pesakitan ditahan. Cut Nyak Dien, Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro pernah mendekam di sel-sel sempit berlangit-langit rendah melengkung, berdinding beton yang kekar dan seram karena kurangnya cahaya dari luar dengan kaki di ikat bola-bola besi.

Budak belian yang sekiranya memiliki kesalahan tak berarti, pemberontak-pemberontak dalam kerusuhan Cina serta Sarah Speck, putri seorang anggota Dewan Hindia yang ketahuan pacaran hingga tengah malam dengan Pieter J. Cortenhoeff di rumah Gubernur Jenderal VOC JP Coen, gadis berumur 13 tahun ini harus menahan malu ketika didera dengan badan setengah telanjang di pintu gerbang Stadhuis.

Tak heran jika gedung ini pun dikenal dengan nama "Gedung Bicara" mengingat seribu satu cerita yang menyertai perjalanan sejarahnya...

Ingin tahu lebih lanjut cerita-cerita yang tersembunyi di Museum Sejarah Jakarta serta alun-alunnya (Stadhuisplein) dengan lampu hias nan cantik?
Saksikan dan buktikan sendiri.

more

Minggoe tanggal 30 boelan September 2007

15:00 – 15.30 Pendaftaran Ulang di bagian depan
15:30 – 16:45 Koelilingin Museum Bank Indonesia
16:45 – 17.00 Mengenali dan Mendeteksi Uang Palsu
17:00 – 17:30 Tanya Jawab Tentang Kunjungan Museum
17:30 – 17:50 Siap-Siap Buka Puasa di Mesjid Belakang
17:50 – 18:00 Buka Puasa & Sholat Maghrib Berjamaah
18:00 – 18:30 Makan Bersama di samping Tembok Kota
18:30 – 19:00 Siap-Siap Pulang dan sampe ketemu lagi

Ngabuburit di Kota Tua sambil plesir ke gedong museum yang canggih?
Waarom Niet? (Mengapa Tidak?). Kitaorang kepengen koelilingin satoe museum jang okee poenja di bilangan Batavia Lama, iatoelah saboeah museum tentang doeit, jang bisa bikin toean dan njonja poenja mata mendjadi idjo :) Yuk, yuk, ikutan plesir sambil menanti buka puasa:

PLESIRAN TEMPO DOELOE:
De Javasche Bank
hari Minggoe tanggal tiga poeloeh boelan
September tahoen 2007 djam 15.30 yah

De Javasche Bank, yang kini sudah berubah menjadi Bank Indonesia, memiliki kisah perjalanan yang panjang. Gedung museum yang sekarang bercokol di Jakarta Kota pun, telah berubah fungsi menjadi Museum Bank Indonesia. Mari kenali riwayatnya.

Pada djeman dahoeloe kala, di locatie ini gedong dimangpa'atken sebagi ziekenhuis (ziek = sakit, huis = rumah; makanya sekarang kita mengenal istilah: Rumah Sakit), dengen seboetan jang bekend pada itoe tempo: Binnen Hospitaal. Ini gedong kali pertama digoenaken oleh De Javasche Bank pada tanggal 8 April 1828. Kamodian pada tahon 1910 sasoedahnja menempati gedong toea bekas ziekenhuis, lantas De Javasche Bank bikin rentjana pembangoenan jang dikerdjakennja oleh Bereau Architect "Ed. Cuypers & Hulswit" sebanjak lima tahap, ia itoe: 1910, 1922 en 1924, 1933, jang paling achir 1935, hingga gedongnja nampak tjiamik sekarang.

Yah ! gedong ini sekarang menjadi Museum Bank Indonesia. sebuah museum yang modern, canggih dan nyenengin. Gimana enggak? baru masuk di bagian depan aja udah kerasa atmosfir jadulnya, blom lagi pas belok kanan, dengan penjelasan yang okeh punya, lagi bisa dibaca tulisannya dengan sangat jelas, udah gitu pas masuk ke arah Ruang Teater, kita bisa menangkap uang logam yang melayang di tembok (dduh gimana bisa sih? nah mendingan lu buktiin aja dah!), begitu uang logamnya ketangkep, maka dia akan memberikan penjelasan (nah makin bingung deh cerita gue ini!), pokoknya nih museum keren dah, beneran kayak di luar negeri! hehehe.. udah gitu abis nonton pelem tentang sejarah gedung ini, kita bisa melihat banyak sekali koleksi di museum ini, termasuk Peta Kepulauan Nusantara di djaman doeloe tatkala para pelaut asing masih mengira-ngira gimana bentuk pulaunya, yah gituu deh peta tahun jebot yang masih amburadul gambarnya, tapi keren euy, sumpah!

Jalan sedikit agak ke dalem, kita masuk ke Ruang Numismatik.
Memahami sekaligus mengenal uang-uang yang beredar di Nusantara selama ini, dari jaman kerajaaan, VOC, Hindia-Belanda, pendudukan Jepang 1942-1945, hingga jaman kemerdekaan. Udah gitu yang lebih menarik lagi, kitaorang bisa bisa masuk ke ruangan yang lebih keren lagi, menyaksikan uang-uang dari kerajaan yang berkuasa di Nusantara pada jaman dahulu kala, seperti:

Uang Ma (atau disebut juga Masa) dari beberapa kerajaan seperti: Mataram, Majapahit, Kediri, Samudera Pasai. Uang ini terbuat dari emas atau perak (wwwuuiih asik banget nih kalo punya uang ini di celengan kita. Hah? Celengan? udah pada tau kan celengan tuh adalah tempat menabung berbentuk celeng, trus kalo menabung? yah.. berasal dari kata Tabung. doeloe orang-orang menyimpang duitnya di tabung bambu, mungkin sebelom jaman orang menyimpan duit di bawah bantal :)

Juga ada Uang Gobog dari Kerajaan Majapahit yang berfungsi sebagai Jimat, dan yg dari Kerajaan Banten yang uangnya berfungsi sebagai Jimat Cinta, duhaaaiiii....

Trus, trus, trus, ada lagi nih uang yang disebut: Uang Kampua, yang berwujud kain tenun, yang dijahit oleh putri-putri Kerajaan Buton pada sekitar abad ke-14. Kain tenun ini setiap tahunnya dibuat dengan motif berbeda, hal ini dilakukan untuk menghindari pemalsuan (duh, jaman dulu aja udah ada pemalsuan) Penggunaaan uang yang berwujud kain tenun ini ada di pada saat perintahan Ratu Bulawambona.
Buton sekarang masuk ke dalam Provinsi Sulawesi Tenggara, eh iya ntar kita juga mau plesiran kesini lho, suwer dah, yah kira-kira 2009 kali ye, karena tahun 2008 nanti kita mau plesiran menelusuri Jalan Raya Pos (De Groote Postweg), Jalan Raya Daendels, yang di tahun 2008 nanti genap berusia 200 tahun (1808 - 2008), berkendara dengan bus AC dari Anjer hingga Panaroekan, dan nginap di Anjer, Bandoeng, Cheribon, Pekalongan, Semarang, Soerabaia dan Panaroekan. tanggalnya = 15-22 Maret 2008 (Sabtu ke Sabtu), kan tanggal 20 Maret hari Kamis libur dan 21 Maret hari Jumatnya juga, jadinya cutinya kan cuma 3 kerja aja deh, udah gitu tanggal 17-18-19-20 Mei 2008 ke Manado - Gorontalo, kan ada libur pada hari Selasa 20 Mei, kan Senen-nya Harpitnas!

Kemudian ada uang yang bisa melengkung sendiri bila diletakkan di telapak tangan, karena uang ini mengandung fosfor, yang kalo kena suhu panas tubuh, maka uangnya akan melengkung sendiri.

Ada lagi uang jaman perkebunan. Pada suatu ketika, setiap perkebunan mempunyai otoritas untuk memproduksi dan mengedarkan uang sendiri, dan sayangnya hanya beredar di wilayah mereka sendiri (waaah gak bisa dipake untuk liburan ke Bali dong!) uangnya bentuknya lucu, ada yang segi tiga, ada yang terbuat dari bahan bambu, tapi kebanyakan terbuat dari logam.

Lalu kalo mau merasakan denyut perdagangan rempah-rempah di Nusantara djaman doeloe, Museum BI ini masih ada lho koleksi aselinya, uang yang digunakan oleh orang-orang sejak Portugis datang. Oh ya jaman di masa awal-awalnya orang Portugis datang, uang yang dipakai adalah Real Spanyol, lantas pada jaman Belanda berkuasa, digantiin dengan Rijksdaalder. Nah dari nama mata uang Rijksdaalder, kita mengenal istilah: Dollar, karena ketikajaman itu, orang menyebutnya: daalder, daaldet, makanya orang Amerika akhirnya menyebutnya dollar. Ingat, Amerika doeloe (terutama Pantai Timur-nya) masih menjadi koloni Belanda, dan ingat doeloe ada perjanjian antara Belanda dan Inggris di tahun 1667, ditandai dengan perjanjian Breda yang menyatakan bahwa Belanda membarter Pulai Run di Banda Neira dengan Pulau Nieuw Amsterdam (Manhattan) yang sekarang ada di New York sana! Makanya pada ikutan dooong plesiran ke Banda Neira 16-22 November 2007 nanti (wwuuiih satu setengah bulan lagi nih, yang daftar udah 60 kok, ntar email ke saya aja yah)

Pada masa pemerintahan Inggris (1811-1816), uang yang berlaku adalah: Picis Jawa (kalo hari ini mengenal "roman picisan," itu karena doeloe banyak dijual karya tulis roman (novel) yang seharga satu picis, sepicis).

Ada lagi uang "Kebijakan Gunting Syafruddin".
Ini terjadi pada jamannya PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia), pada masa kekosongan di republik ini karena Bung Karno dan Bung Hatta diasingkan ke Jogjakarta. Pada tahun-tahun ini, uang yang beredar banyak sekali, ada uang NICA (Netherland Indies Civil Administration), uang ORI (Oeang Republik Indonesia), uang ORIDA (Oeang Republik Indonesia Daerah), karena pada jaman itu sulitnya distribusi uang ke daerah-daerah, maka daerahpun diperbolehkan untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri, walaupun untuk wilayah terbatas. Trus masih ada lagi Uang Pemerintahan Dai Nippon.
Nah pada masa ini, terjadi inflasi yang sangat tinggi, maka diambillah kebijakan untuk menggunting uang yang bernilai 5 gulden ke atas oleh Syafruddin Prawiranegara. Cerita yang lebih kumplitnya disampaikan oleh Team Pemandu Museum Bank Indonesia yah, wah bakalan seru deh dengerinnya sambil menanti saatnya berbuka puasa, udah gitu nanti juga akan ada penjelasan mengenai bagaimana mengenal dan mendeteksi uang palsu (dduh ckckck).

Wah, seru, seru, abis itu dengerin penjelasan dari Team Pemandu Museum Bank Indonesia, kita ngobrol-ngobrol tentang seperti apa sih yang kalian inginkan kalau berkunjung ke museum, wah sebenernya topik ini sudah kita bahas beberapa waktu lalu, tapi cuma di milis sahabatmuseum@yahoogroups.com makanya ntar kita obrolin aja rame-rame, gimana, setujuuuuu ??? setuju dong :)

Kelar ngobrol, kita ke arah luar belakang gedung museum ini guna menyiapkan diri untuk berbuka puasa bersama. Kebetulan letak mesjid ini persis di sebelahnya pondasi Tembok Kota Batavia yg sedang digali oleh para arkeolog. Hmmm, pondasi ujung selatan Tembok Kota Batavia ini kalo saya duga, deket-deket sama sebuah pintu yang kini kita mengenalnya sebagai kawasan Pintu Kecil, karena doeloe terdapat sebuah pintu untuk masuk ke dalem kota yang telah dibentengi setelah kerusuhan sosial di tahun 1740. Nah, nama gerbang (pintu) ini adalah Gerbang Diest.
Gerbang Diest (Diestpoort), dibangun pada tahun 1657, nama ini diambil dari rumah gardu Dietz (nama seorang bangsawan Nassau, yah ejaannya Dietz, bukan Diest...) yang terletak di sebelah timur sungai. Karena pintunya kecil, Diestpoort ini belakangan dikenal: Pintu Kecil.
Doeloe, sebagai jalan masuk dan juga keluar kastil (tembok), disediakan empat pintu gerbang. Pada abad ke-17, jalan utama dari kastil ke wilayah pendalaman (ommelanden) hanya melalui timur laut, yaitu di depan Gereja Portugis Luar Kota (atau bahasa belandanya nih... Portugeesche Buiten Kerk), nah, itu sekarang adalah Gereja Sion! yang terletak di Jl. Pangeran Jayakarta.

Oke kembali ke cerita tentang Tembok Kota Batavia, karena doeloe hanya ada 1 pintu gerbang, kemudian dibuatkanlah beberapa gerbang di sekitar tembok ini, itu adalah: Rotterdam-poort yang ada terletak di bagian timur tembok (hm di sebelah kanannya Stasiun Jakarta Kota?
yang mojok ke sungai?), di sebelah selatan ada Nieuw-poort. Dari gerbang selatan inilah muncul istilah Pintu Besar. Dan ada tahun 1652 dibangunlah pintu gerbang yang diberi nama: Utrechtschepoort, kerna doeloe ada jalan Utrechtstraat (sekarang bernama Jl.Kopi kayaknya), posisi pintu ini mengarah Barat, ke Kali Besar.
Waduh... kalo ngomongin Tembok Kota Batavia, kayaknya belom lengkap kalo blom ngobrol sama ahlinya, nanti nih rencananya pas Minggu sore besok, Pak Mundardjito Guru Besar Arkeologi UI mau gabung sama kita dan ngobrolin Tembok Kota :)

So, toenggoe apalagi ?!! Lekas, Sigra daftarken diri toean dan njonjah sekalian sekarang djoega ke email: adep@cbn.net.id atawa hoeboengi telefoon-tangan di nummer: 0818 94 96 82 (no. urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, sehingga nantinya transfer uang sesuai dengan nomer urut) dapat ditransfer setelah mendaftar, doeit bisa ditransfer ke Bank BCA: 2371425693 BCA cab Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA toeloeng dikonfirmasikan via email atawa sms ke 0818 94 96 82 atau difax ke (021) 7696273 sesudahnya transfer berhasil dilakukan. (doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada orang laen/teman, nah yuk yak yuk pada ikutan yuk..)

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
adep@cbn.net.id
0818 94 96 82
more

Sabtu, 30 Juni 2007 | 18.00-23.00
NightTrails at Museum
Museum Taman Prasasti
Rp. 75.000

NARA SUMBER: Asep Kambali
FASILITAS : Pin Unik Historia; Makan Malam (Nasi Ulam + Minum Bandrek sepuasnya); Air Mineral; Tour Guide; Nonton Film Tempo; Doeloe; Hands Out; Tiket Masuk Lokasi, Souvenir Unik.
TEMPAT: Museum Taman Prasasti [Samping Kantor Walikotamadya Jak-Pus]
Jl. Tanah Abang I Jakarta Pusat
PESERTA : Umum Terbatas, hanya 75 orang!!! Buruan daftar....!!!
CARA PEMBAYARAN
Silahkan telpon terlebih dahulu untuk mendapatkan no. urut pembayaran, kemudian transfer ke no rekening di bawah, dengan menambahkan no. urut di belakangnya. kemudian telpon kembali/sms untuk konfirmasi bahwa anda sudah transfer.

Contoh: JP. Coen sudah telpon dan mendapatkan no urut pembayaran 9. Maka, yang harus dilakukan JP. Coen adalah mentransfer uang sejumlah Rp. 75.009 ke rekening dimaksud. Angka sebilan adalah no urut pendaftaran JP. Coen.

Silahkan Transfer melalui :
Acc. 697.0109.160 An. Asep Kambali
BCA Cab. Kartini Jakarta Pusat
Pembayaran di TUTUP pada 28 Juni 2007, pkl. 21.00 wib.
Siapa Cepat Transfer, dialah fix sebagai peserta.

TIPS PERJALANAN
Karena acara 100% Walking Tour; Maka dipersilahkan untuk membawa obat-obatan/ cemilan/ minuman pribadi secukupnya. Disarankan membawa kamera, handycam, recorder, dan handuk kecil. Gunakan pakaian casual, sandal/ sepatu kets.

Tidak Cocok untuk anak di bawah umur 8 tahun. Mohon berprilaku yang sopan dan tidak sombong ya. Juga yang paling penting adalah kita semestinya menghormati dan menghargai situs bersejarah

INFO DAN PENDAFTARAN
Rinie: 021. 7044.7220 / Udjo: 0818.0807.3636 [No SMS, Please]
more

Package Tour: 13.00 - 17.00
Daily : 4 hours
Adult : USD 25
Child : USD 20
No Minimum

Try this afternoon 'Best Introduction on Indonesia' program and find the genuine culture and tradition of Indonesia. This tour featuring the following objects and attractions :
- Beautiful Indonesia in Miniature Park
- Cable Car Ride
- Museum Indonesia

For Further Information :
Tourist Information Center Jakarta Theater
+ 6221 316 1293
F 6221 314 2067
www.jakarta-tourism.go.id
[Foto: My Backpacking Journals
more

Museum Bahari
Jl. Pasar Ikan No. 1 Jakarta Utara
Telp: (62 21) 669-3406 / 669-2476


Museum Indonesia
Jl. Taman Mini I Jakarta Timur
Telp: (62 21) 840-1687, Fax: (62 21) 841-1464
email: informationcentre@taman-mini.co.id
website: www.taman-mini.co.id

Museum Informasi
Jl. Taman Mini I Jakarta Timur
Telp: (62 21) 840-1687, Fax: (62 21) 841-1464
email: informationcentre@taman-mini.co.id
website: www.taman-mini.co.id

Museum Joang 45
Jl. Menteng Raya No. 31 Jakarta Pusat
Telp: (62 21) 390-9148

Museum Komodo
Jl. Taman Mini I Jakarta Timur
Telp: (62 21) 840-1687, Fax: (62 21) 841-1464
email: informationcentre@taman-mini.co.id
website: www.taman-mini.co.id

Museum Layang layang Indonesia
Jl. Haji Kamang No. 38 Pondok Labu Jakarta Selatan
Telp: (62 21) 765-8075, Fax: (62 21) 750-5112
website: www.merindokites.com

Museum M.H. Thamrin
Jl. Kenari II / 15 Jakarta Pusat
Telp: (62 21) 352-253

Museum Nasional
Jl. Merdeka Barat 12 Jakarta Pusat
Telp: (62 21) 381-1551 / 386-8172, Fax: (62 21) 381-1076
email: museumnasional@indo.com
website: www.museumnasional.org

Museum Perangko
Jl. Taman Mini I Jakarta Timur
Telp: (62 21) 840-1687, Fax: (62 21) 841-1464
email: nfomationcentre@taman-mini.co.id
website: www.taman-mini.co.id

Museum Pusaka
Jl. Taman Mini I Jakarta Timur
Telp: (62 21) 840-1687, Fax: (62 21) 841-1464
email: informationcentre@taman-mini.co.id
website: www.taman-mini.co.id

Museum Sejarah Jakarta
Jl. Taman Fatahillah No. 1 Jakarta Barat
Telp: (62 21) 692-9101 / 690-1483, Fax: (62 21) 690-2387

Museum Seni Rupa dan Keramik
Jl. Pos Kota No. 2 Jakarta Barat
Telp: (62 21) 690-7062 / 692-6090 / 692-6092

Museum TNI Satriamandala
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta Selatan

Museum Taman Prasasti
Jl. Tanah Abang 1 Jakarta Pusat
Telp: (62 21) 385-4060

Museum Tekstil
Jl. Aipda K.S. Tubun No. 4 Jakarta Pusat
Telp: (62 21) 560-6613

Museum Wayang
Jl. Pintu Besar Utara No. 27 Jakarta Barat
Telp: (62 21) 692-9560 / 692-7289
more

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly. Sekarang PayPal sudah terhubung dengan bank di Indonesia

Ads

Recent Posts

Recent Comments